Nov
23rd

Get IT Certification without any Exams

Do you want to be a certified IT Pro in an easy way, no hazle, and no exams? Now there are many test taking services website can serve your need. If you have enough money, but lack of knowledge and too lazy for learning the technologies, just ping them. Soon after receive your money, they will sit the exams on behalf of you, and you will be a CCNA, MCSE, MCSD, OCP, or anything you want at the next week.

Those kind of services is really hurt my feeling. When I am working hard to pass every exams, learn the stuff to gain the knowledge and skills, those people just simply break the rule. It’s scarry me, ilegal, and also not ethical.

Imagine that anybody without propher knowledge, or even never do basic router configuration is a CCNA. Somebody that pays $2000 will become an MCSD next week, but can not understand the try - catch - finally block.

This case is even worst than a braindump or paper certified. With braindump, at least you still need to learn and sit the exam. With this service, just simply choose which certification you want, pay the money, and somebody else will does the dirty job.

These practices make the certifications became more and more not valuable anymore. Prospective employer should examines carefully, wheater the candidate is really certified IT pro, paper certified, or just “buy” the cert. Microsoft, Oracle, Comptia, and any cert vendors should work together to fight this. This is not certification or test questions piracy. This is a pure criminal activity.

It seems that many test taking services around the internet has relationship each others. They use similar jargon, FAQ and Price. Also, they offer you to become an affiliate for 20% commissions :). They are just an affiliate from somebody else, and copy - paste the master website then replace with their own name. Still curious who are they? Here they are:

http://www.easyexam.net
http://www.certnow.net
http://stormcert.com
http://www.examshots.com
http://www.expresscert.com

Also, They break the VUE or Prometric testing center rules. Normally, a testing center will ask for candidate identity to make sure that nobody sit exam for somebody else. I ever went to some testing center that never asking my ID card.

Nov
13th

Apakah Sertifikasi IT Masih Berguna?

Files under Certification | 40 Comments

Is IT certification still valuable?

Saat ini banyak vendor menawarkan berbagai sertifikasi IT, baik untuk level technical support, engineer, architect, developer, maupun auditor. Rata-rata membutuhkan biaya mahal untuk mendapatkan sertifikasi tersebut.

Sebagai contoh, satu mata ujian MCP (Microsoft Certified Professional) membutuhkan biaya Rp.550.000,-. Sedangkan Cisco mematok harga sekitar 1,4 juta per mata ujian. Harga tersebut belum termasuk biaya berbagai kursus, buku, dan riset internet yang perlu dikeluarkan sebelum mengikuti ujian.

Memiliki sertifikasi IT dari vendor international memang tampak bergensi. Bayangkan apabila Anda memiliki sertifikat MCSE (Microsoft Certified System Engineer) atau OCP (Oracle Certified Professional). Peluang mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi terbuka lebar di depan. Benarkah demikian?

  1. Apakah sertifikasi seseorang merupakan jaminan atas keterampilan dan keahlian yang dimiliki?
  2. Apakah sertifikasi membantu mendapatkan pekerjaan yang diidamkan?

Sayangnya kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan. Saya banyak menerima keluhan bahwa memiliki sertifikasi tidak menjadi jaminan mudah mendapatkan pekerjaan serta gaji yang layak.
Berikut adalah beberapa sebab membuat sertifikasi tidak menjamin mendapatkan pekerjaan dan gaji yang diharapkan:

  1. Populasi pemegang sertifikasi semakin besar dibandingkan 5-10 tahun lalu. Ini menyebabkan persaingan juga semakin ketat. Jika 5 tahun lalu memiliki sertifikat CCNA dan MCP (lulus 1-2 mata ujian Microsoft) merupakan sesuatu yang bergengsi, tidak semikian halnya saat ini. Anda dapat dengan mudah menemukan pekerja atau mahasiswa yang telah memiliki CCNA atau MCP.
  2. Permintaan industri IT semakin kompleks, dan tuntutan kerja semakin tinggi. Saat ini masalah yang dihadapi perusahaan baik IT maupun non IT sangat beragam, sehingga tidak dapat diselesaikan dengan keterampilan yang diwakili oleh 1-2 sertifikasi. Dimasa lalu menjadi ahli Windows networking mendapatkan penghargaan tinggi. Tetapi dengan makin banyaknya perusahaan yang mengadopsi Linux dan menggunakan Cisco router, maka mereka menuntut pekerjanya memiliki keahlian di beberapa bidang sekaligus.
  3. Tuntutan skill perusahaan semakin tinggi. Jika dimasa lalu sertifikasi menjadi jaminan mendapat pekerjaan, maka saat ini terdapat kecenderungan sertifikasi hanya menjadi jaminan dipanggil interview :).
  4. Banyaknya paper MCSE dan paper CCNA, atau paper OCP, telah menurunkan nilai sertifikasi. Sebutan paper certified diperuntukkan bagi sesorang yang memiliki sertifikasi, tetapi tidak mempunyai skill sesuai yang diharapkan. Pemegang MCSD, tetapi tidak memahami konsep object oriented dan exception handling. Pemegang CCNA, tetapi bahkan tidak mampu mengkonfigurasi router dan menghitung subnetting dengan benar. Pemegang MCSE, tetapi tidak tahu port berapa yang digunakan SMTP dan POP3. Hal ini terjadi karena mereka hanya berfokus pada bagaimana lulus ujian dengan selamat, dan tidak mempelajari konsep dasar serta berlatih dengan berbagai keterampilan di dunia nyata. Kenyataan ini diperparah dengan banyaknya situs internet yang menawarkan “latihan soal”, tetapi sebenarnya adalah bocoran soal. Beberapa admin testing center yang nakal telah membuat soal-soal tersebut bocor dan diperdagangkan di internet. Microsoft, Cisco, Comptia, telah banyak melakukan upaya hukum terhadap para pembocor, namun tetap saja mati satu tumbuh seribu :).
  5. Banyak para pemburu sertifikasi tidak menyadari bahwa pengalaman di dunia nyata adalah jauh lebih penting daripada sertifikat. Sertifikasi diperlukan sebagai bukti kemampuan, tetapi bukan target utama. Hindari mengambil ujian untuk sesuatu yang Anda tidak memiliki kemampuan nyata di dalamnya.

Apakah sertifikasi IT masih bernilai, jawabnya bisa ya, bisa tidak. Tergantung bagaimana cara kita mendapatkannya, dan kemampuan nyata yang dimiliki.